Category: Uncategorized

BLU Airport

Update Jadwal Batik Air 9-31 Maret 2024

“Update Jadwal Penerbangan Terkini” di Bandar Udara Kalimarau Berau terkait jadwal penerbangan Maskapi Batik air pada Tanggal 9 – 31 Maret 2024 yang melayani penerbangan regular rute Jakarta pada hari senin, Rabu, Jumat dan Minggu, 4 kali penerbangan dalam seminggu dengan jadwal penerbangan di sesuaikan dengan waktu setempat : ID 6430 CGK – BEJ Kemudian penerbangan rute Surabaya tetap dengan jadwal yang sama yaitu 7 kali dalam seminggu setiap hari senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu dan minggu dengan jadwal di sesuaikan dengan waktu setempat: ID 6437 BEJ – SUB Perubahan jadwal penerbangan baru ini semoga bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kab. berau untuk mendukung berbagai kegiatan di luar baik urusan bisnis, pemerintahan, perkuliahan dan sebagainya.

Kedatangan Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kalbagtim Ke Berau

Kamis, Kamis, 22 Februari 2024. Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Bapak Ferdinan Nurdin, menyambut kedatangan Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur beserta rombongan dalam rangka kegiatan rapat kerja DJBC Kalimantan Bagian Timur di Pulau Maratua, dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Layanan Umum Bapak Ferdinan Nurdin mengajak Bea dan Cukai serta Badan Karantina Indonesia untuk melaksanakan rapat pembahasan persiapan Bandara Kalimarau dalam menerapkan program NLE dengan melaksanakan pemeriksaan terpadu komoditas yang ingin dikirimkan dari Bandara Kalimarau. Pada kesemparan tersebut Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai KALBAGTIM, Ibu Kusuma Santi menyampaikan keynote speaker tentang pelaksanaan program NLE di Bandara Kalimarau, beliau menyampaikan bahwa pada prinsipnya Bea Cukai akan mendukung terlaksananya program NLE di Bandara Kalimarau, selain itu pihaknya bersedia dalam melaksanakan pelatihan ekspor secara mandiri untuk para UMKM yang berkeinginan dalam mengembangkan usahanya agar dapat dipasarkan secara internasional, Bea Cukai memiliki program klinik ekspor guna mengakomodir kebutuhan masyarakat dengan melatih masyarakat dari awal hingga dapat memasarkan komoditasnya secara mandiri di pasar internasional. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dengan instansi terkait guna mengoptimalkan potensi kargo di Kab. Berau, pemahaman terkait pentingnya Surat Keterangan Asal (SKA) untuk dicantumkan pada dokumen BC 1.2 agar daerah asal mendapatkan pendapatan dari dana transfer daerah sehingga harapannya dapat menumbuhkan perekonomian di Kab. Berau. Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Balikpapan, Bapak Arifin Tasrif, menyampaikan dukungan penuh terhadap program NLE di Bandara Kalimarau, beliau menyampaikan dengan melihat potensi kargo di Kab. Berau pada sektor pertanian dan perikanan hal tersebut tentu perlu disambut baik agar pertumbuhan ekonomi di Berau dapat direalisasikan, selain itu pentingnya pemenuhan standar kesiapan sarana dan prasarana instalasi karantina perlu diperhatikan agar gudang dapat memenuhi izin yang telah ditentukan untuk kebutuhan komoditas para eksportir. Kepala Kantor Bea dan Cukai Tarakan, Bapak Johan Paredes, menyampaikan pada prinsipnya akan membantu seluruh kebutuhan yang diperlukan agar program NLE di Bandara Kalimarau dapat direalisasikan, harapannya dengan kehadiran seluruh stakeholder penerbangan pada rapat persiapan program NLE ini dapat memacu percepatan terealisasinya program NLE tersebut sehingga dapat melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi serta menurunkan inflasi yang ada di Kab. Berau.

Bapak Ferdinan Nurdin berkesempatan menghadiri rapat persiapan pelaksanaan program NLE Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Kamis, 15 Februari 2024.Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Bapak Ferdinan Nurdin berkesempatan menghadiri rapat persiapan pelaksanaan program NLE Bandara Internasional Soekarno-Hatta, atas perkenan dari Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Kelas Utama Wilayah 1, Bapak Gandoz Situmeang. Dalam rapat tersebut Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, mengamati dengan setiap proses persiapan yang diperlukan untuk memastikan keberhasilan implementasi program NLE terkhusus di Bandara Kalimarau. Salah satu aspek penting yang dibahas adalah pengelolaan daerah keamanan terbatas sebagai persyaratan untuk penetapan Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT). Hal ini merupakan langkah penting untuk meminimalisir bisnis proses tanpa mengabaikan keamanan dan keselamatan pengiriman barang kargo domestik maupun internasional. Disampaikan oleh Bapak Gandoz Situmeang terkait pentingnya menjaga keamanan barang yang dikirim dengan melaksanakan pemeriksaan fisik dan kepabeanan di TPFT. Kolaborasi antara penyelenggara bandara, ground handling, empu, pengelola gudang, dan quality control sangat diperlukan untuk memastikan keamanan barang yang akan dikirim. Kolaborasi yang optimal dengan para pemangku kebijakan, seperti Badan Karantina Indonesia serta Bea dan Cukai dalam melaksanakan join inspection di TPFT tentu dapat menghemat bisnis proses, waktu, dan biaya bagi para pelaku usaha yang ingin mengirimkan komoditasnya. Dalam penerapan program NLE di Bandara Kalimarau terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya kesiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan bagi para stakeholder dalam melaksanakan pemeriksaan langsung di Bandara Kalimarau. Terlebih rencana kegiatan pengiriman ekspor dengan pemeriksaan langsung di Bandara Kalimarau perlu memperhatihan kesiapan dari Bea Cukai dan Badan Karantina Indonesia. Melihat peluang besar yang dapat diimplementasikan di Bandara Kalimarau, Bapak Ferdinan Nurdin optimis bahwa program NLE tidak hanya dapat dijalankan pada bandara internasional namun dapat diselenggarakan oleh Bandara Domestik di bawah Kementerian Perhubungan. Mari bersama-sama mengoptimalkan bisnis proses pengiriman kargo serta menjaga keamanan dan keselamatan dalam pengiriman ekspor, agar dapat mendukung pertumbuhan dan menurunkan inflasi di Kab. Berau melalui program NLE di Bandara Kalimarau.

Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Ke Berau

Terminal CIP BLU UPBU Kelas I Kalimarau – Berau, Kepala Badan Layanan Umum Bapak Ferdinan Nurdin beserta jajaran bersama dengan pimpinan Pemerintah Daerah menyambut kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Bapak Muhadjir Effendy dalam rangka kunjungan kerja, serta melakukan dialog dengan masyarakat Kab. Berau di Kantor Kecamatan Tanjung Redeb. Dalam kunjungannya, Bapak Muhadjir Effendy melaksanakan kegiatan pemberian bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kunjungan tersebut tidak hanya terbatas pada bantuan kepada masyarakat, tetapi juga melaksanakan diskusi terkait dampak kemiskinan ekstrem yang mengakibatkan kurangnya asupan nutrisi bagi masyarakat. Fokusnya adalah mengatasi gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di lingkungan masyarakat dengan ekonomi kurang mampu. Bapak Muhadjir Effendy menyampaikan pentingnya kegiatan tersebut sebagai sarana untuk mensosialisasikan urgensi gizi dan nutrisi yang baik, guna memastikan pertumbuhan dan perkembangan generasi penerus bangsa tetap optimal, selain itu juga membahas langkah strategis dalam mengatasi stunting akibat dari kemiskinan ekstrem di masyarakat. Disela-sela penyambutan, Bapak Muhadjir Effendy memberikan apresiasi kepada Kepala Badan Layanan Umum Kalimarau, Bapak Ferdinan Nurdin, dengan harapan bahwa Bandara Kalimarau dapat berkembang menjadi bandara internasional yang mampu bersaing dalam hal pembangunan dan konektifitas dengan bandara lain di wilayah Kalimatan Timur. Selain itu, diharapkan melaksanakan pembangunan yang tepat sasaran dan sejalan dengan tujuan instansi BLU untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat di Kabupaten Berau.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk komitmen pengoperasian maskapai kargo di Bandara Kalimarau

Jumat, 19 Januari 2024.Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau Bapak Ferdinan Nurdin beserta jajaran menghadiri kegiatan penandatanganan MoU komitmen pengoperasian maskapai kargo serta pembahasan langkah strategis untuk percepatan optimalisasi pengiriman barang kargo domestik dan internasional di Bandara KalimarauPenandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk komitmen pengoperasian maskapai kargo di Bandara Kalimarau menjadi tonggak sejarah dalam percepatan optimalisasi pengiriman barang kargo domestik dan internasional. Bapak Ferdinan Nurdin, Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, membuka pembahasan dengan menyoroti potensi besar Kabupaten Berau dalam sektor pengiriman kargo, terutama dalam bidang pertanian, perikanan, perkebunan, dan pertambangan. Potensi tersebut diharapkan dapat dioptimalkan dengan kehadiran maskapai kargo yang bertujuan untuk meningkatkan pengiriman barang di Kabupaten Berau sehingga dapat menurunkan tingkat inflasi. Bapak Rhama Adji Wibawa, Komisaris Maskapai Raindo United Service, menekankan pentingnya jaminan ketersediaan barang yang akan didistribusikan untuk memastikan penggunaan pesawat secara maksimal. PT RUS secara prinsip sepakat untuk mendukung pengembangan pengiriman kargo di Bandara Kalimarau. Dalam konteks persaingan harga, eksportir menyuarakan keprihatinan bahwa biaya pengiriman barang melalui transportasi udara belum kompetitif dibandingkan dengan moda transportasi lainnya. Oleh karena itu, para eksportir berharap adanya kebijakan dari maskapai kargo untuk dapat memfasilitasi dan mengakomodir kebutuhan para eksportir. Selain itu, pembahasan juga mencakup finalisasi rute operasional agar sesuai dengan kebutuhan pengirim barang kargo di Kabupaten Berau. Dengan adanya pembahasan kali diharapkan agar melibatkan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama berkomitmen mendukung kebutuhan dan pemenuhan realisasi kehadiran maskapai kargo di Kabupaten Berau. Upaya ini diharapkan tidak hanya memajukan sektor pengiriman barang, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Berau secara keseluruhan.

Kepala Bandara Kalimarau Menghadiri Inagurasi Penerbangan Perdana Maskapai Qatar Airways Di Bandara Kualanamu

Senin, 15 Januari 2024. Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Kalimarau Bapak Ferdinan Nurdin menghadiri undangan dari Executive General Manager Kualanamu Bapak Ahmad Rifa’i dalam rangka acara inagurasi penerbangan perdana langsung Maskapai Qatar Airways dengan rute Medan – Doha Qatar. Dengan adanya penerbangan langsung dari medan Bapak Ahmad Rifa’i berharap dapat menjadi pilihan utama bagi seluruh warga di Kota Medan yang ingin ke luar negeri maupun umroh sehingga tidak lagi perlu transit di Bandara seperti Soekarno Hatta dan lain lain, dan hak tersebut berdampat pada dapat penurunan cost yang dikeluarkan. Pada kesempatan tersebut Bapak Ferdinan Nurdin berdiskusi terkait langkah strategis yang dilakukan dalam meningkatkan frekuensi penerbangan oleh maskapai lain juga pemanfaatan potensi di Kab. Berau dalam hal menyediakan rute penerbangan yang tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, dengan karakterstik yang serupa dengan Bandara Kualanamu harapannya Bandara Kalimarau dapat memanfaatkan potensi dan mengoptimalisasikan fasilitas yang dimiliki agar dapat meningkatkan capaian Bandara Kalimarau baik dari segi penumpang, kargo, pnbp, serta kemandirian Bandara Kalimarau.

Optimalisasi Pengiriman Kargo Udara Untuk Domestik Dan Ekspor Melalui Bandara Kalimarau

Jumat, 12 Januari 2024. Kepala Badan Layanan Umum Kelas I Kalimarau bersama jajaran melaksanakan rapat pembahasan perihal optimalisasi pengiriman kargo udara untuk domestik dan ekspor yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kakaban Sekretariat Daerah Kab. Berau, rapat pembahasan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten 2 Bapak Ilyas Natsir Pada kesempatan tersebut Presiden Direktur PT Raindo United Service (RUS) menyatakan kesiapannya untuk mengoperasikan maskapai kargo di Bandara Kalimarau dengan mekanisme charter dan menyesuaikan pengiriman kargo di Kabupaten Berau sesuai dengan kebutuhan. Komisaris Utama PT BSA melaksanakan pemaparan terkait potensi kargo yang dimiliki oleh Kabupaten Berau, Berdasarkan hasil paparan potensi kargo yang disampaikan Bapak Ilyas Natsir selaku Asisten 2 optimis bahwa potensi yang dimiliki dapat memenuhi kebutuhan maskapai kargo untuk dapat beroperasi di Bumi Batiwakkal. Perlu digarisbawahi guna merealisasikan pengiriman kargo serta ekspor langsung dari Kab. Berau perlu dilakukan kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi antara pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan. Eksportir menyoroti kebutuhan pemenuhan sertifikat salah satunya HACCP untuk memastikan produk ekspor yang dikirimkan terjamin kesehatannya. Para eksportir berharap agar Bea Cukai dan Balai Karantina Indonesia dapat memfasilitasi kebutuhan eksportir dalam mengadakan penyuluhan terkait regulasi yang berlaku baik dari negara asal maupun negara tujuan. Sehingga kualitasi barang yang dikirimkan dapat terjaga serta memastikan bahwa komoditas yang dimiliki Kabupaten Berau dapat menghasilkan devisa hasil ekspor (DHE) dari Surat Keterangan Asal kargo di Kab. Berau. Pengiriman ekspor saat ini mayoritas masih dilalui darat ataupun laut dengan tujuan Balikpapan, Surabaya, dan Tarakan. Diperlukan langkah konkret untuk merealisasikan pengoperasian maskapai kargo dan pengiriman ekspor langsung dari Berau. Bea Cukai dan Balai Karantina Indonesia berkomitmen mendukung optimalisasi pengiriman kargo di Kab. Berau. Sama halnya dengan Pemerintah daerah berkomitmen dengan mengeluarkan surat edaran untuk memastikan bahwa komoditas dari Berau memiliki SKA berasal dari Kab. Berau.

Kami Segenap Keluarga Besar Kantor BLU UPBU Kelas I Kalimarau Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2024, Semoga Senantiasa Diberikan Kebahagiaan Dan Berkah Untuk Kita Semua. Serta Semoga Setiap Langkah Kegiatan Kita Di Tahun 2024 Dapat menghasilkan hal positif dan memberikan Dampak kepada orang lain.

#kalimaraubisa#kalimarauwow#TransportasiMaju#YukSelamatBersama#badanlayananumum#BLUuntukindonesia#BLUberstrategipulihkanekonomi#BLUspeed#indonesiasehat#sinergiblu Jangan Lupa Follow juga Untuk dapat Informasi Terbaru… @djpu_151@otban_7bpn@kemenhub151@bandarakalimarau@divisiusaha_kalimarau@avsec_kalimarau@arff_kalimarau

Tapcash Edisi Spesial Wisata Berau

Hadir melayani, mengajak seluruh masyarakat Berau khususnya pengguna jasa Bandara Kalimarau untuk turut andil dalam program pemerintah dalam penggunaan cashless/non tunai. Selain itu juga Bandara Kalimarau baru saja menerbitkan tapcash terbaru edisi spesial menyambut Natal dan Tahun baru 2024 dengan menampilkan destinasi wisata kab berau seperti -pulau Maratua-pulau Sangalaki-pulau kakaban-kab Talisayan-pulau derawan Dengan Penggunaan destinasi wisata bahari bandara kalimarau mendukung penuh program pemerintah dalam menggeliatkan sektor pariwisata kab berau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Nasional. tapcash edisi Spesial ini di harga 35 ribu tanpa saldo dan 60 Ribu sudah terisi saldo. Dengan adanya layanan pembayaran nontunai ini, saya meyakini banyak dampak positif yang akan dirasakan oleh masyarakat. Dampak positif itu misalnya : Selain itu bandara Mendukung program pemerintah dalam rangka reformasi birokrasi dengan digitalisasi pelyanan yang mudah murah cepat, dan akuntabel dan bersih melayani Ini menjadi komitmen Bandara Kalimarau dalam memberikan pelayanan terbaik di tengah keterbatasan. Semoga sistem ini akan memberikan kemudahan kepada pengguna jasa bandara agar menjadi lebih nyaman dan aman, karena ke depan, tidak hanya pada pengelolaan parkir di Bandara, namun juga transaksi tenant di lingkungan

Penghargaan Pemantauan Dan Evaluasi Sarpras Ramah Kelompok Rentan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas memberikan penghargaan kepada Bandara Kaliamarau sebagai unit penyelenggara pelayanan publik (UPP) terbaik penyedia sarana prasarana pelayanan publik ramah kelompok rentan tahun 2023 di Jakarta. 21 November 2023. Sebagai informasi, kelompok rentan adalah orang lanjut usia (lansia), anak-anak, penyandang disabilitas, wanita hamil, ibu menyusui, korban bencana alam, dan korban bencana sosial. Sementara, sarana dan prasarana yang ramah kelompok rentan diantaranya area parkir khusus, selasar yang menghubungkan semua ruang, jalur pemandu (guiding block), jalur landai (ramp), pegangan rambat, alat bantu (kursi roda, tongkat dan kruk), area tunggu prioritas, loket khusus, lift khusus dilengkapi huruf braile, toilet khusus, area bermain anak, ruang laktasi, alat bantu tunanetra, dan alat bantu tunarungu. dasar pelaksanaan monitoring dan evaluasi penyediaan sarana dan prasarana pelayanan kelompok rentan menggunakan instrumen yang mengacu kepada Pedoman Menteri PANRB No. 7/2022 tentang Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Penyediaan Sarana dan Prasarana Ramah Kelompok Rentan, dimana melalui instrumen ini melihat aspek pemenuhan, aspek kualitas, dan aspek pendukung dari penyediaan sarana dan prasarana ramah kelompok rentan pada setiap unit pelayanan publik tersebut. Capaian ini menjadi sebuah tantangan bagi Bandara Kalimarau agar senantiasa meningkatkan dan menjaga hasil yang telah di capai sebagai bukti bahwa Bandara Kalimarau sungguh – sungguh berkomitmen ingin memberikan layanan terbaik terhadap semua lapisan masyarakat termasuk penyandang disabilitas, dari beragam latar belakang, Karena mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan publik yang terbaik dengan sarana dan prasarana ramah kelompok rentan. Simak Berikut Video Fasilitas Kelompok Rentan Yang Ada Di Bandara Kalimarau.

× Butuh Bantuan?