
Kunjungan kerja Tim Biro Perencanaan
Rabu, 13 Agustus 2025.
Kepala BLU Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Bapak Patah Atabri, menerima kunjungan kerja Tim Biro Perencanaan dengan agenda monitoring dan evaluasi terkait penyediaan tarif layanan jasa kebandarudaraan sesuai amanat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 31 Tahun 2025. Selain itu, tim juga melakukan peninjauan atas berbagai investasi yang tengah berjalan di lingkungan Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Kabupaten Berau.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Agustus 2025, ini bertujuan memastikan penerapan tarif layanan berjalan sesuai regulasi, selaras dengan kebutuhan pengguna jasa, dan mampu memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan layanan kebandarudaraan. Dengan tarif yang sesuai ketentuan dan tepat sasaran, diharapkan dapat meningkatkan pemasukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang pada akhirnya akan digunakan untuk menunjang kebutuhan operasional dan pengembangan fasilitas Bandara Kalimarau.
Dalam keterangannya, Bapak Patah Atabri, menyampaikan bahwa tarif layanan bukan sekadar angka, melainkan instrumen strategis untuk menjaga mutu pelayanan, meningkatkan efisiensi, serta memastikan operasional bandara berjalan optimal. Dukungan Biro Perencanaan dalam melakukan evaluasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Selain aspek tarif, kunjungan ini juga menitikberatkan pada evaluasi investasi yang tengah dilaksanakan, mulai dari peningkatan fasilitas terminal, Optimalisasi layanan penumpang, hingga pengadaan sarana pendukung operasional lainnya berjalan sesuai dengan regulasi dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa serta mendorong peran Bandara Kalimarau sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di Kalimantan Timur.
Melalui sinergi antara unit pelaksana teknis, Biro Perencanaan, dan seluruh pemangku kepentingan, Bandara Kalimarau optimis dapat terus berkembang menjadi simpul transportasi udara yang modern, berdaya saing, dan berkontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi daerah.
No Comments